Tujuan Hidup Manusia
Rabu, 25 Desember 2019
Tambah Komentar
Sebenarnya apakah kesuksesan itu semata-mata sebagai tujuan hidup semua orang?. Kenyataannya demikianlah yang bisa kita saksikan, meskipun boleh jadi ukuran keberhasilan setiap orang berbeda-beda. Dan cara orang memaknai kesuksesan juga tidak selalu sama.
Namun ada yang lebih penting dari sukses seperti ditegaskan Albert Einstein, ilmuwan besar abad modern, yakni apa yang disebutnya "bernilai". Sukses hanya membuat hati seseorang menjadi gembira, tetapi bernilai membuat hati banyak orang gembira. Perasaan yang membuat banyak orang bergembira adalah "kebahagiaan". Dan itulah tujuan hidup manusia.
Orang yang bernilai jauh lebih berharga daripada sekadar orang yang sukses. Maka Einstein menasehati, "Cobalah tidak untuk menjadi seseorang yang sukses, tetapi menjadi seseorang yang bernilai"
Orang bernilai dapat dikenali dengan bagaimana ia memberikan kebaikan dan kemanfaatan, bukan hanya untuk diri dan keluarganya sendiri, melainkan juga untuk orang-orang banyak. Orang bernilai mungkin "memiliki" tidak banyak, tetapi ia "memberi" banyak kepada orang lain.
Di dalam perspektif agama Islam, orang yang paling baik di antara semua orang adalah yang paling baik akhlaknya dan paling bermanfaat bagi orang lain. Nabi Muhammad bersabda, "Sesungguhnya yang terbaik di antara kalian adalah yang terbaik akhlaknya" dan "Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lain". (HR. Bukhari, Muslim dan Ath Thabarani).


Belum ada Komentar untuk "Tujuan Hidup Manusia"
Posting Komentar